"when I was thinking that you're the only people that I can feel,
maybe I was in the trap of love.."
I was too weak to fight this fake feeling
everything passed so fast
they'd just left every single moment that we'd written here
there was so many things that would still I do with you
I would miss every memory that we'd made before
long time ago
when we just known each other
when we could laugh together
like there was no limit between us
Humhhh I'll miss it so much ^_^
"Lakukan yang terbaik, karena jika kita tidak sampai pada tempat yang kita tuju setidaknya InsyaaAllah kita akan berada di tempat yang terbaik"
Jumat, 27 Juni 2014
Rabu, 25 Juni 2014
There's no someone besides me and It's Okay ;)
Kubuka komputer miniku malam ini. Kulihat beberapa kisah hari ini. Tak kutemukan suatu yang berbeda. Rata-rata sama. Kisah yang tak jauh dari aroma cinta, kasih dan sebagainya. Aku lebih tertarik melihat gambar-gambar kecil yang muncul dari beberapa halaman. Terkadang itu lebih bermanfaat untukku dari kisah-kisah cinta teman. Kuhentikan tombol scroll down ku pada sebuah kisah. Seorang teman masa kecilku. Emm.. memang beberapa tahun ini kurasa ia sedang berkasih dengan teman lamaku juga. Terlihat tulisan-tulisannya yang menggambarkan taman cinta di hatinya yang tengah berbunga. Kupastikan hatiku agar tidak menginginkan hal yang sama. Ku tak boleh begitu. Iya, aku hanya boleh memperhatikan. Tidak untuk sekali-kali menginginkan ataupun melamunkan. Itu haram. Saat sudah kuketahui hukumnya, maka suatu kewajiban bagiku untuk menjauhinya. Itulah perintahNya, Allah sang Maha Pemilik Cinta. Kupasrahkan segala yang berhubungan dengan ini padaNya. Dia lah yang tahu segala terbaik bagiku. Dengan hantaran doa dari Ibu, kurasa sudah mulai kuat azzamku untuk menjauhi hal itu.
Kuasa Sang Maha Pemilik Hati
Ketika rasa ini tahu fitrahnya
Maka kumulai melukiskan azzamku padamu
Kusandarkan segala kepentinganku
Kan kumulai segalanya yang baru
Denganmu...
In shaa Allah..
Jika memang sang waktu sudah mulai bersuara
Kini..
Belum pantas aku berharap indah padamu
Belum pantas kulukiskan impianku
Bagai sehelai daun yang jatuh di atas kubangan lumpur
Biarlah hujan membasuhnya dahulu
Mengalirkannya ke sungai meninggalkan hulu
Itulah aku, belum pantas aku untuk kurasakan ini
Belum cukup ikhtiarku selama ini
Aku masih jauh dari kata sholihah
Aku masih jauhhh
Biarlah kutingkatkan ikhtiarku dahulu
Hingga kelak hatiku siap menerima
Seseorang yang akan memenuhi jalanku menuju jannahNya
Maka kumulai melukiskan azzamku padamu
Kusandarkan segala kepentinganku
Kan kumulai segalanya yang baru
Denganmu...
In shaa Allah..
Jika memang sang waktu sudah mulai bersuara
Kini..
Belum pantas aku berharap indah padamu
Belum pantas kulukiskan impianku
Bagai sehelai daun yang jatuh di atas kubangan lumpur
Biarlah hujan membasuhnya dahulu
Mengalirkannya ke sungai meninggalkan hulu
Itulah aku, belum pantas aku untuk kurasakan ini
Belum cukup ikhtiarku selama ini
Aku masih jauh dari kata sholihah
Aku masih jauhhh
Biarlah kutingkatkan ikhtiarku dahulu
Hingga kelak hatiku siap menerima
Seseorang yang akan memenuhi jalanku menuju jannahNya
Sabtu, 21 Juni 2014
Rencana Allah memang yang terrrindah :)
Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh...
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan segala Rahmat dan Berkahnya pada setiap umatNya. Saya hanya seseorang yang ingin menuangkan segala pengalaman saya dalam blog sederhana ini. Rencana besar Allah SWT terkuak kembali di setiap hari sejak bulan Mei 2014 ini. Iya, sejak bulan Mei kemarin saya merasakan sekali bagaimana rencana Allah yang Maha Pengasih pada hamba-hambaNya. Alhamdulillah, saya berhasil menamatkan sekolah saya di bangku SMA Negeri 1 Blora. SMA kebanggaan warga kota Blora. Meski amat kecil di mata dunia, tapi inilah SMA yang banyak memberi pengalaman hidup pada saya. SMA yang banyak memeberikan tawa suka cita. In shaa Allah, saya akan menjadi mahasiswi ITS Surabaya. Teknik Geomatika adalah pilihan saya sebagai batu pijakan saya menempuh sukses.
Hemhh.. Rahmat Allah memang sungguh luar biasa. Alhamdulillah Allah menghendaki saya masuk kesana melalui seleksi raport SNMPTN. Rasa syukur tak henti-hentinya terucap atas segala kemudahan yang Allah berikan. Satu hal yang paling saya syukuri dari rencana besar Allah ini adalah ibu saya. Wanita yang tak lelah bangun di sepertiga malam untuk bersujud memohon kelancaran sekolah saya. Beliau yang tak henti-hentinya menitihkan air mata demi kesuksesan putra putrinya. Begitu banyak jasa beliau untuk saya. Beberapa momen yang tak saya lupa di tahun ini telah saya rangkum dalam tulisan sederhana ini. Melodi Cinta Ibuk di Setiap Sujud.
20 Mei 2014
Hemhh.. Pengumuman hasil Ujian Nasional. Ya, Ujian yang menjadi hal yang cukup Waww.. Saya ingat, hasil Ujian dibagi pukul 15.00 WIB. Ibuk berangkat dari rumah pukul 14.30 WIB. Dengan mengendarai Mio J andalan kami, Ibuk berangkat dengan penuh hati berdebar. Saya tahu itu, sejak awal ibuk memang mencemaskan hasil Ujian saya. Bukan menjadi hal aneh, karena memang sebelumnya saya sudah mengatakan pada ibuk agar tidak terlalu berharap tinggi. Sembari menunggu ibuk, saya menyandarkan badan saya yang cukup lelah setelah berjalan-jalan bersama teman. Entah mengapa, hati saya gelisah, sholawat tak henti-hentinya saya ucapkan sesuai saran seorang teman. Setelah sempat tidur beberapa jam, akhirnya hasilnya tiba, ibuk datang. Saya menyambut beliau di pintu, beliau masuk dan mengabarkan nilai saya. Alhamdulillah, sekali lagi syukur yang tak terhingga pada Allah sang Pencipta alam semesta. Nilai saya memuaskan, terutama di mapel Fisika dan Matematika. Saya memang tak bisa begitu berharap dengan Kimia, Kimia terlalu sering mencampakkan saya *huhu*. Ibukk, ini hadiah pembuka untuk ibuk. :D
*14 April 2014* Oh iya, pada malam sebelumnya saya mendapat berita yang kurang baik. Saya tidak lolos tes tahap I STIS. Meski saya tahu sebelumnya ibuk sangat berharap saya bisa kesana, tapi dengan sabarnya beliau mengelus rambut saya saat tidur untuk menenangkan hati saya. Huhh, beliau-lah, Strongest women in my world :D
27 Mei 2014
Saya mencoba move on dari galau saya, ini adalah hari pengumuman SNMPTN. Saya sangat berharap, saya ingin ibuk bangga dan lega karena saya sudah mendapat sekolah. Dari awal memang ibuk sudah berkomitmen untuk tidak memasukkan saya dalam bimbel SBMPTN. Ibuk sangat senang mendengaralau saya lolos SNMPTN, beliau mendekap erat tubuh saya. Huhh ibuk, Alhamdulillah setidaktnya kado ini cukup menenangkan hati ibuk karena putrinya sudah mendapat sekolah. Cukup lama setelah pengumuman SNMPTN, 17 Juni kemarin, Alhamdulillah pengajuan Bidik Misi saya diterima. Ibuk yang hampir tak pernah lupa mendoakan saya begitu senang. Itulah hadiah-hadiah dari Allah yang saya dan keluarga saya dapatkan.
Terimakasi Ya Allah..
Caution !!
Tulisan ini bukan bermaksud pamer. Hanya sedikit membagi pengalaman saya. Semoga menjadi motivasi bahwa Allah SWT selalu memiliki rencana besar bagi setiap hambaNya. Apabila kita gagal pada suatu masa, mungkin saja Allah memiliki rencana indah lain bagi kita di masa yang lain. Jadi, jangan ragu akan janji Allah, tetap bersabar, berikhtiar dan berdoa untuk memperoleh apa yang kita impikan.
Jumat, 20 Juni 2014
Rabbku, Aku dan sang Waktu
Mentari mulai menyembunyikan pesonanya sore ini
Tersenyum melambaikan rayuan sesekali
Sinarnya perlahan mulai layu
Jingganya berganti gelap sendu
Kutinggalkan sejenak tempatku beradu tuk menghamba
Mengadahkan tangan padaNya sang Pencipta
Allah, padaMu segalanya kupasrahkan
Ridho dan rahmatMu lah yang kuharapkan
Tolong jaga cintaku, citaku, dan asaku
Biarlah semuanya berlayar menyusuri takdirku
Ya, takdir yang telah Kau tulis sebelum ku tercipta
Allah, lindungilah segalanya dalam dekap cintamu
Cinta yang tak akan terputus oleh kerasnya tempaan martil waktu
Tolong katakan pada sang waktu
Aku, hambaMu yang tak ingin menyesalinya
Tersenyum melambaikan rayuan sesekali
Sinarnya perlahan mulai layu
Jingganya berganti gelap sendu
Kutinggalkan sejenak tempatku beradu tuk menghamba
Mengadahkan tangan padaNya sang Pencipta
Allah, padaMu segalanya kupasrahkan
Ridho dan rahmatMu lah yang kuharapkan
Tolong jaga cintaku, citaku, dan asaku
Biarlah semuanya berlayar menyusuri takdirku
Ya, takdir yang telah Kau tulis sebelum ku tercipta
Allah, lindungilah segalanya dalam dekap cintamu
Cinta yang tak akan terputus oleh kerasnya tempaan martil waktu
Tolong katakan pada sang waktu
Aku, hambaMu yang tak ingin menyesalinya
Langganan:
Komentar (Atom)
