Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh...
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan segala Rahmat dan Berkahnya pada setiap umatNya. Saya hanya seseorang yang ingin menuangkan segala pengalaman saya dalam blog sederhana ini. Rencana besar Allah SWT terkuak kembali di setiap hari sejak bulan Mei 2014 ini. Iya, sejak bulan Mei kemarin saya merasakan sekali bagaimana rencana Allah yang Maha Pengasih pada hamba-hambaNya. Alhamdulillah, saya berhasil menamatkan sekolah saya di bangku SMA Negeri 1 Blora. SMA kebanggaan warga kota Blora. Meski amat kecil di mata dunia, tapi inilah SMA yang banyak memberi pengalaman hidup pada saya. SMA yang banyak memeberikan tawa suka cita. In shaa Allah, saya akan menjadi mahasiswi ITS Surabaya. Teknik Geomatika adalah pilihan saya sebagai batu pijakan saya menempuh sukses.
Hemhh.. Rahmat Allah memang sungguh luar biasa. Alhamdulillah Allah menghendaki saya masuk kesana melalui seleksi raport SNMPTN. Rasa syukur tak henti-hentinya terucap atas segala kemudahan yang Allah berikan. Satu hal yang paling saya syukuri dari rencana besar Allah ini adalah ibu saya. Wanita yang tak lelah bangun di sepertiga malam untuk bersujud memohon kelancaran sekolah saya. Beliau yang tak henti-hentinya menitihkan air mata demi kesuksesan putra putrinya. Begitu banyak jasa beliau untuk saya. Beberapa momen yang tak saya lupa di tahun ini telah saya rangkum dalam tulisan sederhana ini. Melodi Cinta Ibuk di Setiap Sujud.
20 Mei 2014
Hemhh.. Pengumuman hasil Ujian Nasional. Ya, Ujian yang menjadi hal yang cukup Waww.. Saya ingat, hasil Ujian dibagi pukul 15.00 WIB. Ibuk berangkat dari rumah pukul 14.30 WIB. Dengan mengendarai Mio J andalan kami, Ibuk berangkat dengan penuh hati berdebar. Saya tahu itu, sejak awal ibuk memang mencemaskan hasil Ujian saya. Bukan menjadi hal aneh, karena memang sebelumnya saya sudah mengatakan pada ibuk agar tidak terlalu berharap tinggi. Sembari menunggu ibuk, saya menyandarkan badan saya yang cukup lelah setelah berjalan-jalan bersama teman. Entah mengapa, hati saya gelisah, sholawat tak henti-hentinya saya ucapkan sesuai saran seorang teman. Setelah sempat tidur beberapa jam, akhirnya hasilnya tiba, ibuk datang. Saya menyambut beliau di pintu, beliau masuk dan mengabarkan nilai saya. Alhamdulillah, sekali lagi syukur yang tak terhingga pada Allah sang Pencipta alam semesta. Nilai saya memuaskan, terutama di mapel Fisika dan Matematika. Saya memang tak bisa begitu berharap dengan Kimia, Kimia terlalu sering mencampakkan saya *huhu*. Ibukk, ini hadiah pembuka untuk ibuk. :D
*14 April 2014* Oh iya, pada malam sebelumnya saya mendapat berita yang kurang baik. Saya tidak lolos tes tahap I STIS. Meski saya tahu sebelumnya ibuk sangat berharap saya bisa kesana, tapi dengan sabarnya beliau mengelus rambut saya saat tidur untuk menenangkan hati saya. Huhh, beliau-lah, Strongest women in my world :D
27 Mei 2014
Saya mencoba move on dari galau saya, ini adalah hari pengumuman SNMPTN. Saya sangat berharap, saya ingin ibuk bangga dan lega karena saya sudah mendapat sekolah. Dari awal memang ibuk sudah berkomitmen untuk tidak memasukkan saya dalam bimbel SBMPTN. Ibuk sangat senang mendengaralau saya lolos SNMPTN, beliau mendekap erat tubuh saya. Huhh ibuk, Alhamdulillah setidaktnya kado ini cukup menenangkan hati ibuk karena putrinya sudah mendapat sekolah. Cukup lama setelah pengumuman SNMPTN, 17 Juni kemarin, Alhamdulillah pengajuan Bidik Misi saya diterima. Ibuk yang hampir tak pernah lupa mendoakan saya begitu senang. Itulah hadiah-hadiah dari Allah yang saya dan keluarga saya dapatkan.
Terimakasi Ya Allah..
Caution !!
Tulisan ini bukan bermaksud pamer. Hanya sedikit membagi pengalaman saya. Semoga menjadi motivasi bahwa Allah SWT selalu memiliki rencana besar bagi setiap hambaNya. Apabila kita gagal pada suatu masa, mungkin saja Allah memiliki rencana indah lain bagi kita di masa yang lain. Jadi, jangan ragu akan janji Allah, tetap bersabar, berikhtiar dan berdoa untuk memperoleh apa yang kita impikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar